
GUDANG Bulog Meger, Klaten, pada Agustus 2025 telah menyalurkan 500 ton beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) untuk membantu masyarakat, sekaligus dalam upaya menstabilkan harga beras di Kabupaten Klaten.
Sementara itu, Gudang Bulog Mager kini masih memiliki stok beras sekitar 16.700 ton. Bahkan, stok masih akan terus bertambah dari penyerapan gabah petani. Sehingga, stok beras aman untuk kebutuhan hingga akhir tahun.
Kepala Gudang Bulog Meger, Syamsoel Bahri, mengungkapkan penyaluran beras SPHP 500 ton itu dilakukan sejak awal bulan ini. Jumlah itu termasuk yang digelontorkan lewat Kodim 0723/Klaten dan Polres Klaten.
“Beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan yang disalurkan melalui Kodim 0723/Klaten dan Polres Klaten, masing-masing sebanyak 100 ton,” jelasnya ketika dikonfirmasi Media Indonesia, Jumat (29/8).
Untuk menstabilkan harga pangan khususnya beras, Gudang Bulog Meger membentuk tim penjualan beras SPHP langsung ke konsumen di wilayah. Harga jual beras Rp57.000 per 5 kilogram dan tiap orang dibatasi dua pak.
Selain operasi penjualan langsung di wilayah, Gudang Bulog Meger juga melayani pembelian beras SPHP. Penjualan beras ini untuk melayani kebutuhan warga masyarakat sekitar gudang dengan harga beras Rp56.000 per pak.
“Masih dalam upaya menstabilkan harga beras di pasar yang menunjukkan tren kenaikan, Sabtu (30/8), Bulog akan menggelontorkan beras SPHP di Kecamatan Bayat, Klaten, dalam rangka gerakan pangan murah (GPM),” ujarnya. (H-1)