Patriarki dalam Lintasan Sejarah: Dari Akar Peradaban hingga Tantangan Masa Kini

6 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ilustrasi Patriarki Foto: Nubefy/Shutterstock

Patriarki merupakan istilah yang sering memicu perdebatan, terutama di kalangan perempuan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), patriarki didefinisikan sebagai tata kekeluargaan yang sangat mementingkan garis keturunan bapak. Dalam praktiknya, patriarki menggambarkan sistem sosial yang menempatkan laki-laki pada posisi otoritas lebih tinggi, termasuk terhadap perempuan.

Sejak masa peradaban awal seperti Mesopotamia Kuno, patriarki telah menjadi pola pikir dan sistem sosial yang mengakar. Revolusi pertanian sekitar 10.000 SM menjadi titik awal perubahan struktur masyarakat. Kepemilikan tanah dan kebutuhan tenaga kerja yang stabil menciptakan hierarki yang menguntungkan laki-laki. Pemikiran filsuf seperti Aristoteles kala itu memperkuat gagasan bahwa perempuan dianggap lebih rendah secara alami, yang kemudian diwariskan melalui gereja, kerajaan, hingga struktur politik.

Masa revolusi industri membawa dinamika baru. Kebutuhan tenaga kerja membuat perempuan mulai memasuki ranah pabrik, membuka jalan bagi kesadaran akan kesetaraan. Pada abad ke-19, tokoh seperti Mary Wollstonecraft melalui karya "A Vindication of the Rights of Woman" menentang pembatasan hak perempuan, terutama di bidang pendidikan.

Gambar ini dibuat dengan bantuan AI - Dreamina AI

Gelombang feminisme selanjutnya muncul pasca Perang Dunia II, ketika banyak perempuan yang telah bekerja selama perang dipaksa kembali ke rumah. Gerakan feminis berkembang, memperjuangkan hak politik, ekonomi, hingga perlindungan dari kekerasan berbasis gender.

Mengapa patriarki dianggap masalah sosial? Karena sistem ini cenderung mempertahankan hierarki yang berujung pada ketidaksetaraan gender. Perempuan kerap menghadapi diskriminasi dalam akses terhadap sumber daya, kesempatan, bahkan hak-hak dasar. Meskipun beberapa nilai patriarki pada awalnya dimaksudkan untuk melindungi perempuan, dalam praktiknya sering kali justru membatasi kebebasan mereka.

Namun, patriarki bukanlah satu-satunya sistem yang pernah ada. Penelitian antropologi menunjukkan bahwa banyak masyarakat pemburu-peramu awal cenderung egaliter atau bahkan matrifokal—berpusat pada perempuan. Perubahan menuju patriarki terjadi ketika kepemilikan tanah dan ternak menjadi penentu utama status sosial dan ekonomi.

Kesetaraan gender bukan berarti meniadakan perbedaan peran antara laki-laki dan perempuan. Sebagai pelajar SMA, saya melihat pentingnya menginterpretasikan ulang patriarki, bukan sekadar menghapusnya. Perbedaan alami seharusnya dipandang sebagai bagian dari tanggung jawab bersama: saling membantu, menghormati, dan menanamkan pemahaman yang sehat bagi generasi berikutnya.

Pada akhirnya, laki-laki dan perempuan adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Mewujudkan masyarakat yang adil dan setara bukan berarti menghapus perbedaan, tetapi memastikan perbedaan itu tidak menjadi alasan pembatasan hak.

Read Entire Article