Kamboja Tangkap 1.000 Lebih WNA, Termasuk Ratusan WNI, Pelaku Kejahatan Siber

1 month ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 ShutterstockIlustrasi penipuan online. Foto: Shutterstock

Kamboja mengungkapkan telah menangkap lebih dari seribu tersangka yang terlibat dalam kejahatan siber dalam seminggu terakhir. Operasi penangkapan tersangka kejahatan siber ini berdasarkan perintah Perdana Menteri Kamboja Hun Manet.

Dikutip dari AP, Kamis (17/7), Hun Manet mengeluarkan perintah yang mengizinkan tindakan negara untuk menjaga dan melindungi keamanan, ketertiban umum, dan keselamatan sosial.

"Pemerintah telah mengamati bahwa penipuan online saat ini menyebabkan ancaman dan ketidakamanan di dunia dan kawasan. Di Kamboja, kelompok kriminal asing juga telah menyusup dan terlibat dalam penipuan daring," kata Hun Manet dalam pernyataannya.

PBB dan badan-badan lainnya memperkirakan bahwa penipuan online, yang sebagian besar berasal dari Asia Tenggara, meraih pendapatan miliaran dolar bagi geng-geng kriminal setiap tahunnya.

Menteri Informasi Neth Pheaktra dan kepolisian mengungkapkan lebih dari seribu orang ditangkap dalam penggerebekan di 5 provinsi antara Senin (14/7) dan Rabu (16/7).

Mereka yang ditangkap termasuk 200 warga Vietnam, 27 warga China, 75 warga Taiwan, dan 85 warga Kamboja yang ditangkap di Phnom Penh dan kota Sihanoukville. Polisi juga mengamankan berbagai peralatan termasuk komputer dan ratusan ponsel.

Selain itu, setidaknya 270 WNI ditangkap di Poipet pada Rabu kemarin. Poipet merupakan kota di dekat perbatasan dengan Thailand yang terkenal dengan penipuan daring dan operasi perjudian.

Di tempat lain, polisi menangkap 312 orang termasuk warga Thailand, Bangladesh, Indonesia, Myanmar, dan Vietnam di provinsi Kratie. Sementara 27 orang dari Vietnam, China, dan Myanmar ditangkap di provinsi Pursat.

Amnesty Internasional bulan lalu mempublikasikan hasil 18 bulan investigasi terhadap kejahatan siber di Kamboja. Menurut mereka, ada keterlibatan negara dalam pelanggaran yang dilakukan kelompok kriminal asal China.

"Pemerintah Kamboja sengaja mengabaikan serangkaian pelanggaran HAM termasuk perbudakan, perdagangan manusia, pekerja anak, dan penyiksaan yang dilakukan geng-geng kriminal dalam skala besar di lebih dari 50 kompleks penipuan yang tersebar di seluruh negeri," kata Amnesty Internasional.

Perdagangan manusia erat kaitannya dengan operasi penipuan online. Sebab, para pekerja sering kali direkrut dengan dalih palsu, kemudian ditahan.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Kamboja Santo Darmosumanto membenarkan operasi penangkapan besar-besaran yang tengah dilakukan pemerintah Kamboja.

"Sedang ada operasi besar-besaran di berbagai provinsi. Kita terus monitor dan komunikasi dengan aparat terkait," kata Santo saat dikonfirmasi kumparan.

Santo mengatakan, KBRI Phonm Penh terus memonitor dan berkomunikasi dengan aparat setempat terkait penangkapan WNI dalam kasus tersebut.

"Operasi baru dimulai oleh pemerintah sini kemarin. Kita terus monitor dan komunikasi dengan aparat terkait untuk tindak lanjutnya," pungkasnya.

Read Entire Article