
Israel menargetkan markas besar tentara dan Istana Kepresidenan Suriah dalam serangannya.
"[Militer] terus memantau perkembangan dan tindakan rezim terhadap warga sipil Druze di Suriah selatan. Sesuai arahan dari eselon politik, [militer] sedang melancarkan serangan di wilayah tersebut dan tetap siap menghadapi berbagai skenario," demikian keterangan Militer Israel di Telegram dikutip dari Al-Jazeera, Rabu (16/7).
Serangan Israel juga menargetkan sejumlah sasaran militer di Damaskus.

“Serangan Israel menghantam pintu masuk markas pusat militer di Damaskus dan sasaran militer di sekitar istana kepresidenan,” kata seorang pejabat militer Israel seperti dikutip dari Reuters.
Saat ini menurut keterangan Kementerian Kesehatan Suriah sebanyak satu orang setempat tewas. Sebanyak 18 orang lainnya menderita luka-luka.