Antrean Kendaraan di Pelabuhan Banyuwangi Kian Parah: Mengular hingga 23 Km

1 month ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 ASDP KetapangKepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Foto: ASDP Ketapang

Antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, kian parah. Pada Kamis (17/7) terpantau antrean mengular sepanjang 23 kilometer, membentang dari pintu masuk pelabuhan hingga Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo.

Penumpukan kendaraan ini merupakan imbas dari penundaan operasional sejumlah kapal eks Landing Craft Tank (LCT) yang biasa beroperasi di lintas Ketapang-Gilimanuk. Operasional mereka ditunda sementara, karena ada uji kelaikan dan keamanan oleh pemerintah.

Tapi, kebijakan ini diprotes oleh Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Banyuwangi.

"Pada prinsipnya kami dari Gapasdap mendukung kebijakan pemerintah untuk peningkatan performa kapal. Tapi sebaiknya tidak dilakukan sekaligus. Harusnya bertahap agar kemacetan seperti hari ini bisa diminimalkan," ujar Ketua Gapasdap Banyuwangi, Nurjatim.

Sebab, kebijakan ini membuat antrean parah selama 2 hari di Banyuwangi. Nurjatim khawatir, jika tak ada kebijakan lanjutan, antrean kendaraan makin menumpuk.

Sopir Terjebak, Logistik Terhambat

Dampak kemacetan ini sangat dirasakan oleh para sopir dan pengguna jalan. Slamet Barokah, Ketua Asosiasi Sopir Logistik Indonesia (ASLI), menyebut kemacetan sudah mencapai Desa Alas Buluh, Wongsorejo. Ia menyoroti perilaku pengendara yang saling mendahului di luar pelabuhan meski area dalam pelabuhan terlihat lengang.

 Polresta BanyuwangiPolisi mengurai antrean kendaran yang mengular hingga Desa Alas Buluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Foto: Polresta Banyuwangi

"Sampai Alas Buluh saat ini kemacetannya, pelabuhan di dalam lengang tapi macet di luar karena saling mendahului bus dan truk dan mobil pribadi itu," terang Slamet, saat dikonfirmasi Kamis siang.

Slamet mengimbau armada logistik yang belum memasuki wilayah Banyuwangi untuk menunda perjalanan agar tidak memperparah kepadatan.

Penderitaan akibat macet juga dialami warga Banyuwangi. Wahyu (26), mengaku terjebak selama 12 jam di Bangsring. Ia yang dalam perjalanan pulang dari Surabaya seharusnya sudah tiba di rumah pada Rabu malam, namun hingga Kamis pagi masih terjebak kemacetan.

"Saya dari jam 10 malam tadi ada di sini dan sampai jam segini saya masih di Bangsring ini tidak bergerak," keluhnya.

Solusi Bertahap dan Prioritas Logistik

Meski demikian, Nurjatim mengapresiasi langkah cepat pihak pelabuhan dalam mengevaluasi situasi. Ia telah menerima informasi bahwa sejumlah kapal akan segera diperbantukan kembali untuk membantu mengurai kemacetan.

Gapasdap berharap, proses pemeriksaan kapal eks LCT bisa dipercepat agar segera beroperasi kembali mengingat peran pentingnya dalam kelancaran arus logistik.

"Harapan kami, temuan-temuan minor bisa menjadi pertimbangan. Kami siap berbenah secepat mungkin supaya masalah ini tidak berkepanjangan," tambah Nurjatim.

Gapasdap juga mendukung kebijakan pembatasan kapasitas muatan kapal maksimal 75 persen, terutama mengingat kondisi cuaca ekstrem.

"Saya sangat setuju dengan pembatasan 75 persen. Cuaca masih kurang kondusif, jadi kami juga sejak awal sudah menginstruksikan operator agar jangan memaksakan muatan," jelas Nurjatim.

Selain itu, Gapasdap menyambut baik rencana pengaturan dermaga yang dikhususkan untuk angkutan logistik.

"Kami siap jika kendaraan penumpang dialihkan ke dermaga Moveable Bridge (MB). Kami sepakat dermaga LCM difokuskan untuk kendaraan logistik," pungkasnya.

Read Entire Article