Lampung Geh, Bandar Lampung - Seekor anak gajah sumatra yang baru lahir di konservasi Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung diberi nama Jermey, Sabtu (30/8).
Nama itu diberikan langsung oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai launching Kemitraan Investasi pada Bentang Alam Berkelanjutan di Indonesia (KIBAR) dan NTSP di TNWK.
"Saya kasih namanya Jermey, nama Dubes (Duta Besar) Inggris," ucap Menhut.
Jermey diketahui merupakan anak gajah jantan yang lahir dari induk gajah Dita pada Jumat 15 Agustus 2025 sekitar pukul 22.55 WIB.
Berdasarkan keterangan Dokter Hewan dan Koordinator PLG, Diah Esti Anggrainie mengatakan bayi gajah Jermey lahir dengan kondisi normal dan sehat.
"Jadi malam itu ada yang piket mendengar suara gajah teriak, pas dicek ternyata gajah sudah lahir. Langsung dicek ari-ari dan plasenta nya apakah sudah keluar apa belum," katanya.
Diah melanjutkan, dirinya kemudian melakukan perawatan dan pengecekan serta pengukuran terhadap kondisi bayi gajah.
"Waktu malam itu sudah dilakukan pengukuran dan pengecekan kondisi bayi gajah. Mata dan mulut kemerahan dan itu normal untuk yang baru lahir, ukuran berat badannya 67,3 Kg," ucapnya.
Menurut Diah, dalam waktu tiga hari setelah kelahiran, tali pusar Jermey telah terlepas dan berat badannya terus mengalami kenaikan yang signifikan.
"Lahir sehat dan tumbuh sehat, saat ini kondisi sudah mulai berisi. Terakhir mengukur pada 21 Agustus 2025, berat badannya sudah 71 Kg," ungkapnya.
Diah melanjutkan, demi menjaga kenyamanan bayi gajah, saat ini Jermey dan induknya Dita ditempatkan jauh dari keramaian.
Langkah ini diambil agar keduanya bisa mendapatkan istirahat yang cukup dan tenang, mengingat bayi gajah yang baru lahir membutuhkan banyak tidur.
"Kita antisipasi agar tidak dekat dengan pengunjung, karena bayi baru lahir itu masih butuh banyak tidur, jadi kita berusaha menghindarkan dari orang orang untuk menjaga induk dan anaknya," sebutnya.
"Karena memang kalo baru lahir itu kalo banyak orang, makan minum itu nggak tenang, ini bayi yang pintar dan induk yang care ke anaknya," pungkasnya. (Yul/Put)