3 Pelaku Perdagangan Bayi ke Singapura Masih Buron: Pemodal Sindikat & Perekrut

1 month ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 Novrian Arbi/ANTARA FOTOKonferensi pers terkait keterngan saat rilis pengungkapan kasus perdagangan manusia dengan korban bayi di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Jaw Foto: Novrian Arbi/ANTARA FOTO

Polda Jabar menetapkan 13 orang sebagai tersangka kasus perdagangan bayi sindikat internasional. Para pelaku ini sudah beraksi sejak tahun 2023 dengan menjual sebanyak 25 bayi. Namun, 6 bayi berhasil diselamatkan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, selain 13 orang yang sudah diamankan itu, ada tiga orang lainnya yang masih dalam pencarian.

“Kemudian ada tiga tersangka yang saat ini sedang yang kita DPO-kan ya Saudari P, kemudian Saudari YN dan Saudari W,” kata Hendra dalam konferensi pers di Mapolda Jabar, Kamis (17/7).

Ketiga tersangka yang masih dalam pencarian memiliki peranan masing-masing yakni YN pembuat dokumen palsu untuk para bayi, W pelantara-penampung, dan P alias L yang merupakan WNI tinggal di luar negeri , dia sebagai pemodal dari sindikat juga kepala agensi.

“Baik saya tambahkan, tadi untuk yang DPO yang kita sampaikan tadi, itu berperan sebagai agensi di Indonesia, kemudian juga sebagai pembuat dokumen, identitas palsu untuk berangkat ke Singapura, dan satu lagi sebagai penampung,” papar Hendra.

Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti saat gelar konferensi pers di Polda Jabar atas penetapan 13 tersangka dalam kasus human trafficking jual beli bayi, pada Kamis (17/7). Foto: Alya Zahra/kumparan Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti saat gelar konferensi pers di Polda Jabar atas penetapan 13 tersangka dalam kasus human trafficking jual beli bayi, pada Kamis (17/7). Foto: Alya Zahra/kumparan

Awal Mula Kasus

Kasus ini terungkap setelah salah satu orang tua bayi yang direkrut AF melapor ke polisi. AF mengenal orang tua bayi tersebut dari Facebook. Di sana ibu bayi itu tengah mencari orang untuk mengadopsi bayinya.

Obrolan di Facebook berlanjut ke WhatsApp. Hingga akhirnya mereka bertemu secara langsung.

Dalam pertemuan itu mereka membicarakan proses adopsi dan biaya kompensasi untuk orang tua. AF menjanjikan uang Rp 10 juta untuk orang tua bayi dan menanggung biaya persalinannya.

“Tersangka memberikan uang sebesar Rp 600 ribu untuk ongkos ke bidan saat akan persalinan. Kemudian sisanya akan diberikan besokan harinya sekaligus memberikan KTP dan KK milik tersangka dan tersangka membawa anak pelapor akan tetapi sampai kesekian harinya tersangka tidak kunjung datang," kata Hendra.

Orang tua bayi itu lalu melaporkan kasus tersebut kepada polisi dengan tuduhan dugaan penculikan. Setelah diselidiki ternyata AF merupakan bagian dari sindikat perdagangan bayi.

Bayi yang dilaporkan orang tuanya itu juga telah diserahkan kepada seseorang berinisial C dengan biaya Rp 11 juta. Dari jumlah tersebut AF mendapatkan Rp 2.290.000. Sementara sisanya dibagi untuk tersangka lainnya yang terlibat dalam sindikat itu.

Dalam kasus ini selain AF, terdapat 12 orang lain yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka semua dijerat dengan UU Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Read Entire Article